Sabtu : 21 Mei 2022

Jasa Raharja Kaltim Bayarkan Klaim Asuransi Korban Lakalantas Muara Rapak

14 Februari 2022 - by kanallima.com - Leave a Comment
IMG-20220214-WA0000 (1)
BALIKPAPAN, kanallima.com – 
Tanggungan asuransi kecelakaan lalu lintas angkutan umum jalan raya menjadi kewajiban pihak Jasa Raharja, jika ada laporan dan kejadian perkara yang kemudian diklaim oleh pihak korban melalui laporan pihak kepolisian. 
Besaran klaim tergantung kondisi kecelakaan baik meninggal dunia maupun cacat tetap. Semua mendapat asuransi sesuai aturan yang diatur oleh UU No 33 Tahun 1964 Jo PP No 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum.
Demikian halnya, Para korban tragedi turunan Lampu Lalu Lintas (Traffick Light) Muara Rapak pada beberapa waktu lalu, dijamin PT Jasa Raharja Kalimantan Timur di Balikpapan. Empat korban yang meninggal dunia dan 34 yang dirawat di sejumlah Rumah Sakit (RS) menjadi tanggungan PT Jasa Raharja Kalimantan Timur.
Demikian dikatakan Kepala Sub Bagian Sumbangan Wajib dan Hubungan Masyarakat (SW Humas) PT Jasa Raharja Kalimantan Timur, Bobby Nelwan S pada media ini, Senin (14/2/2022), 
“Untuk empat korban yang meninggal dunia tiga orang warga luar Balikpapan dan satu orang warga Balikpapan, masing-masing menerima asuransi kecelakaan sebesar 50 juta rupiah. Pembayarannya diberikan kepada keluarga masing-masing,” terang Boby Nelwan.
Dijelaskan Bobby Nelwan, untuk 34 korban yang mengalami luka ringan maupun berat, dirawat di rumah sakit sampai sembuh dan biaya pengobatannya dijamin oleh Jasa Raharja. 
“Maksimal jaminan pengobatan tiap orang 20 juta rupiah Namun, jika biaya pengobatannya ada yang lebih dari 20 juta, maka klaim kelebihan biayanya tersebut bisa diajukan kepada pihak BPJS Kesehatan.,” ungkap Bobby Nelwan yang mengaku asal Surabaya, Jawa Timur.
 
“Misalnya ada yang biayanya 21 juta, maka yang satu jutanya bisa diklaim ke pihak BPJS Kesehatan,” ujarrnya.
Terkait berapa jumlah klaim dari para korban lakalantas di muara rapak tersebut, Bobby Nelwan belum bisa menyebut jumlah keseluruhan biaya untuk 34 korban tersebut. Namun untuk 4 korban yang meninggal dunia sudah pasti yakni 200 juta rupiah.
Disinggung jika di antara 34 korban yang menderita luka ringan maupun berat ada yang mengalami cedera tetap, maka dapat melakukan klaim kepada pihak PT Jasa Raharja.
“Bagi 34 korban yang dirawat jika ada yang mengalami cacat tetap, bisa mengajukan klaim setelah satu tahun dari kejadiannya kepada Jasa Raharja,” pungkasnya. (Tun)
berita terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *